syubidubidudamdam.. cuap!!

April 20, 2008

Emang si sapi..?

Filed under: Uncategorized — yuti @ 8:49 pm

Pernah lihat iklan sabun Lux Magic Spell? Terkisah seorang gadis cantik nan lugu, seperti Putri Aurora atau putri-putri lainnya di dongeng Disney. Suatu hari di hutan, ia menemukan ‘batu wangi’ yang kemudian digunakannya untuk mandi. Tak lama kemudian, gadis itu menjelma menjadi gadis malam pemikat lelaki, memakai rok mini, harum semerbak mewangi, berlenggak di gang berhias lampu neon bar & hotel melati. *meskipun gak penting, saya tambahin ‘melati’ ya, biar berima..*

Sebenarnya apa sih yang ingin disampaikan oleh Lux? Bahwa sabunnya mampu membuat gadis baik hati menjadi gadis ‘baik, Om!’? Saya jadi penasaran bagaimana hasil penjualan sabun Lux Magic Spell tersebut. Laris manis kah?

Benarkah gambaran iklan tersebut merefleksikan keinginan para perempuan Indonesia? Jika iya, pastilah Ibu kita Kartini menangis di dalam kubur. *Memangnya hanya beranak saja yang bisa dilakukan di dalam kubur?*

Beberapa tahun ini, semakin banyak saja hal gila yang dilakukan atas nama emansipasi. Di majalah Cosmopolitan terbitan Australia 2 tahun yang lalu, ada artikel yang mendebatkan tentang perempuan2 flashing their boobs in public. Yang pro bilang: “Sudah saatnya para wanita berani menunjukkan dada mereka di depan umum. Ini adalah emansipasi. *Mbahe koprol! Emang si sapi?*

Artikel yang sama juga menyebutkan, sementara pakaian wanita cenderung semakin terbuka, pakaian pria justru cenderung semakin tertutup saja. Pantas saja semakin banyak pria yang tidak berminat terhadap wanita. Mereka mungkin sudah kebal melihat aset2 yang pating pethungul itu. Dan mereka pun penasaran dengan apa yang ada di dalam jas2 tertutup itu.. *haiyah.. saya juga melu2 penasaran ahh..*

Sejauh apa sih wanita harus menuntut emansipasi-nya?

3 Comments »

  1. Emansipasi yang gimana dulu nih… Diciptakanlah perempuan dari tulang rusuk laki-laki. Dalam imajiku, aku masih berpikir bahwa pria dan wanita emang sejak asalnya diciptakan berbeda, baik dari fisik maupun pikirannya. Emang betul, saat ini banyak bidang yang bisa dikerjakan pria maupun wanita tapi pada satu titik tertentu ada batasan yang jelas antara pria dan wanita dan tidak bisa saling “cross over” diantara keduanya.

    Itulah hebatnya media mempengaruhi pola pikir masyarakat. Menjadi wanita cantik haruslah langsing, putih, wangi, berambut lurus dan berpakaian serba minim. Hasilnya; berbondong-bondong orang mengikutinya. Jadilah dunia kita sekarang ini.

    Comment by iwantolet — April 20, 2008 @ 9:43 pm | Reply

  2. aQ puN puNya sDiQt waCana ttG eManSiPasi di bLogKu :p

    Comment by djengwidz — May 6, 2008 @ 11:27 am | Reply

  3. setuju, si Luna nya malah jadi slutty banget habis pake Lux

    jangan-jangan ada hidden agenda nih :mrgreen:

    Comment by letsgetluz — June 17, 2008 @ 3:25 pm | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

Blog at WordPress.com.