Minggu ini saya seperti ketagihan Sekaten. Dalam 1 pekan, tercatat saya telah dua kali menginjakkan kaki di alun2 utara kota Yogyakarta.
Pada Selasa malam, saya, mantan mahasiswi berusia 24 tahun, dan adik laki2 saya, mahasiswa berusia 19 tahun, berhasil melewati lautan manusia demi melihat makhluk laut bernama lumba-lumba dan teman2nya, dengan tiket sponsor dari Mamah. Sebenarnya Mamah mengusulkan agar kami pergi bersama rombongan preschool-nya pada hari Senin sehingga kami bisa berpura2 menjadi pendamping anak2. Tapi apa daya, adik saya harus menjalankan kewajiban kuliahnya..
Meskipun hampir semua penonton dewasa adalah para orangtua yang membawa anaknya, kami tidak gentar. “Apa salahnya berjiwa bayi muda?” pikir kami.
Berikut laporan kami:
Di atas adalah foto sepasang lumba2 bernama Puput dan Pipit. Mereka bukan kembar karena lumba2 hanya melahirkan 1 anak per session. In fact, mereka disinyalir merupakan sepasang kekasih berdasarkan bukti foto mereka yang sedang berciuman di depan anak2 manusia di bawah umur.
Yeah baby, kiss me one more time!
Kemudian terdapat pertandingan basket 1 0n 1 yang kurang setimbang antara Timbul dan Maryati, berang2 dari Ancol. Wasit tampaknya terlalu berpihak pada Timbul. Ketika Timbul kesusahan memasukkan bola dalam ring, wasit pun menurunkan ring, memuluskan jalan Timbul menjadi juara. Penonton bisa mendengar lengkingan kekesalan Maryati, “Curaaaaanngg..!!“
Dan berikut ini adalah singa laut dari Amerika Selatan. Bukan, namanya bukan Jose Armando dan dia tidak bisa bernyanyi No Me Ames. *penonton kecewa* Meskipun demikian, namanya cukup populer dikalangan penggemar bayam: Popeye.
Tidak lupa kami saya mengabadikan foto mas pelatih yg lucu..
Mau dong latihan sama mas..
***
Hari Selasa itu kami hanya menonton lumba2. Saya masih ingin berputar2 melihat atraksi lainnya, namun sayang si adik sudah mengajak pulang. Alasannya karena selain gerimis, dia malu melihat kakaknya yang over-excited melihat aneka hiburan Sekaten.
Akhirnya dengan memanfaatkan teknologi YM, saya dan djengwidz mengajak teman2 KKN bersenang2 di Sekaten pada hari Kamis. Meskipun warga KKN yang nongol cuma 4 orang (plus a friend of a friend), we had fun. Pertama kalinya saya masuk rumah hantu ‘Kerajaan Siluman’, ternyata hantunya sudah capek.. blas gak seru.
***
Sementara itu pada Kamis yang sama, si adik perempuan terpaksa menonton lumba2 sendirian. Kami memang dengan sengaja meninggalkan dirinya yang lebih memilih tidur pada Selasa malam. (hehe.. detention for bad behaviour..)
