Papah sekarang punya BLOG!!
Ahahahaha.. Anak-wedok-sing-paling-ayu (menurut saya lho ini, kalau menurut adik perempuan saya sih beda) berhasil meracuni si Papah untuk mau dibuatkan blog.
Untuk apa? Biar Papah jadi banci cerita/curhat seperti anaknya?
Hehe..untuk mengupload tugas2 kuliahnya dong.. Saya kan pengen membantu memperlancar hubungan antara Pak Dosen dengan adik2 yang masih kuliah itu. Mulia sekali ya niat saya..
Tentu saja saya akan berperan dalam me-maintain blog tersebut. Gaya sekali ya saya, jadi mengelola 3 blog. Kesannya saya gak punya kerjaan banget.. Ya iya lah! Status saya sekarang adalah pengangguran leha2 gitu loh.. (beda dikit sama teman saya, si pengangguran foya2)
Saya mulai ngeblog dengan blogger pada April tahun lalu. Semacam hadiah ulang tahun untuk diri sendiri. Sebelumnya saya ngeblog di Friendster, tapi itu sering nggak bisa dibuka, sampai pernah ganti 2 kali trus akhirnya menyerah dan pindah. Di blog baru itu saya nulis pake bahasa Inggris. Bukan mau sok, wong bahasa Inggris saya grammarnya ya nggak karuan gitu. Tapi lebih sebagai latihan. Lha di mana lagi saya mau latihan nulis pakai bahasa Inggris? Kuliah saya bukan kelas internasional. Les mahal dan saya itu hobinya bolos les. Ya sudahlah, ngeblog aja..
Blog yang tadinya diniatkan untuk curhat itu akhirnya lebih menjadi ajang pameran. Pamer makanan, pamer jahitan, pamer mainan, pamer Indonesia.. Saya jadi tidak sampai hati menulis tentang Indonesia yang bersifat kritikan, misalnya: jalan macet, banjir, CS yang tidak ramah, dll. Nama negara kita sudah cukup jelek bagi mereka yang belum mengenalnya. Akhirnya saya hanya menulis hal2 yang menarik saja. Gara2 kurang bebas itu, saya jadi tergoda untuk bikin blog baru. Maka dibuatlah blog ini.
Kenapa pakai nama samaran Yuti? Kenapa tidak pakai nama asli saya?
Well, pertama, saya suka bercerita. Tapi saya sering merasa kurang nyaman bercerita kepada orang yang belum begitu saya kenal. Oleh sebab itu saya menyamar.
Meskipun nama asli saya juga sangat mudah untuk diketahui. *njuk ngopo?* Yang penting teman2 dekat saya tahu dan blog bisa menjadi sarana untuk bertukar kabar, mengingat kami semakin jarang bertemu.
Kedua, saya memakai nama Yuti untuk membedakan tokoh blog ini dengan tokoh blog satunya. Hihihi.. saya senang memisahkan sifat2 dalam diri saya menjadi beberapa karakter. Hmm.. si alter ego saya sebagai anak SD 7 tahun itu belum punya blog. Kapan2 saya buat ah: blog mewarnai dan cara menggunting rambut Barbara Millicent Robert alias Barbie.
Ketiga, Yuti itu tidak sepenuhnya nama samaran. Di rumah, adik perempuan saya memanggil saya dengan nama tersebut, setelah pelarangan penggunaan nama si alter ego itu oleh Mamah. Maunya Mamah sih kembali ke nama asli, tapi kami malah bikin nama baru. Lama2, sapaan sayang kami menjadi yutikutikulala, beibeh.. Dan saya pun memanggilnya dengan nama Kuti. Sedangkan Lala adalah nama panggilan alternatif adik laki2 saya, pengembangan dari nama panggilan sebelumnya yang berbeda jauh dari nama aslinya. (‘ku‘ adalah kata sambung, berasal dari kata ‘kutikula’)
Lalu bagaimana adik saya bisa memanggil saya dengan nama Yuti? Hehehe.. Pernah nonton film Perancis berjudul RRRrrrr!!!? Film konyol tentang suku rambut kotor dan suku rambut bersih. Yuti adalah anjingmut milik Pak Dukun.
(dalam terjemahan bahasa Indonesia, semua nama binatang diberi akhiran -mut)
Tadinya saya ingin blog ini bernuansa serius, lebih berbobot, dan ditulis dengan EYD. Tapi ternyata susah ya? Bukan jiwa saya. Atau karena saya kurang berbobot?
Tadi pagi saya YM-an dengan seorang teman yang mengganti blog-nya karena terdapat kesalahan penulisan ejaan. Yang seharusnya blackcurrant ditulis blackcurrent.
wib __: eh, dik yuti..
Yuti: ada apa dik?
Yuti: hihihi
wib __: blogku pindah lho
Yuti: merasa sok tua
Yuti: heeee???
Yuti: knp?
Yuti: gak krasan ya?
wib __: gara2 dprotes, tulisannya salah
Yuti: ehhh??
Yuti: salah apa?
Yuti: salah siapa?
Yuti: kita jadi pintar.. menulis dan membaca.. salah siaaaapaaa…????
Yuti: *dinyanyiin ya..*
wib __: jadi tehblackcurrant.wordpress.com
wib __: haha
wib __: dodol
Yuti: =))
Yuti: jadi cuma ganti 1 hurup ya?
wib __: iya
wib __: hehe
wib __: yang laen sama kok
wib __: buka deh
Yuti: kok sama
Yuti: persis..
Yuti: aku merasa dejavu
wib __: emang
wib __: haha
wib __: aq delahoya
Yuti: ntar ada yg komen ‘mas wib, kok kayaknya aku pernah liat blog ini di tpt lain yaaa…’
wib __: haha
Yuti: aku deyuti
wib __: haha
wib __: dodol
Padahal tadinya saya kira dia sengaja lho.. Jadi punya double meaning. Bunyinya seperti blackcurrant biasa, tapi artinya jadi arus hitam. Hehe.. Tapi ini menunjukkan betapa pedulinya dia terhadap blognya dan pendapat orang2 yang membacanya.
Jika bahasa menunjukkan bangsa, maka blog menunjukkan penulisnya, ya nggak?
Jadi penasaran, sampai kapan saya akan terus ngeblog ya?

